Total Pageviews

Saturday, January 8, 2011

Koordinasi

Koordinasi adalah bekerja bersama seerat-eratnya dibawah seorang pemimpin. (Penjelasan UUD)
Koordinasi kegiatan vertikal di Daerah adalah: Upaya yang dilaksanakan oleh Kepala Wilayah guna mencapai keselarasan, keserasian dan keterpaduan baik perencanaan maupun pelaksanaan tugas serta kegiatan semua instansi vertikal, dan antara instansi vertikal dengan dinas daerah agar tercapai hasil guna dan daya guna (PP. No. 6 th 1988)

koordinasi jangka pendek yang tepat akan berimplikasi pada minimalisasi jumlah korban serta mengembalikan harapan hidup mereka. Sedangkan koordinasi jangka panjang yang terencana akan membantu kemandirian masyarakat untuk membangun kembali potensi diri dan daerahnya, sesuai dengan kehendak masyarakat dan karakteristik daerah tersebut. Upaya empowerment tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari pelibatan masyarakat dalam pembangunan sarana-sarana fisik di daerahnya, ataupun juga upaya konsellling bagi trauma yang mereka rasakan, serta edukasi yang berkelanjutan sesuai dengan tingkatan usia. Upaya empowerment ini sebaiknya dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur-unsur masyarakat, terutama apabila dalam masyarakat tersebut terdapat pihak-pihak yang berkonflik Selain ditujukan bagi pembangunan yang bersifat fisik dan rehabilitasi secara psikis,, upaya empowerment/pemberdayaan seperti ini juga akan membuka peluang rekonsiliasi bagi pihak-pihak yang terlibat konflik.


1 Jenis-jenis Koordinasi :
a. Intern yaitu koordinasi yang langsung dilakukan oleh atasan kepada bawahannya dalam suatu organisasi yang sama :
  koordinasi vertikal yaitu koordinasi struktural,

  1. koordinasi horizontal.
  2. koordinasi diagonal.
b. Ekstern yaitu koordinasi yang dilakukan oleh suatu organisasi dengan organisasi lainnya,
  1. koordinasi vertikal.
  2. koordinasi diagonal.

2 Mekanisme Koordinasi.

Koordinasi hanya mungkin dilakukan apabila terdapat kesadaran dan kesediaan sukarela dari individu-individu didalam unit organisasi yang memiliki pekerjaan yang saling bergantung. Dengan demikian dalam koordinasi dilakukan hubungan 2 atau lebih individu atau unit organisasi, sehingga dalam koornasi sangat dibutuhkan peran komunikasi. Dengan adanya komunikasi yang efektif diharapkan tidak akan timbul kesalah- pahaman diantara pelaku-pelaku koordinasi.
Dengan demikian komunikasi sangat penting keberadaannya dalam suatu koordinasi, sebab komunikasi merupakan jalinan yang dapat menimbulkan pengertian antar pihak yang satu dengan yang lainnya (komunikator dan komunikan), sehingga apapun yang disampaikan baik berupa perintah, saran maupun petunjuk dapat dipahami dan dilaksanakan.

No comments:

Post a Comment